21 Mei 2013

SUJUD TILAWAH

Sujud tilawah adalah cara sujud yang dilakukan ketika membaca ayat-ayat Sajdah, yaitu ayat-ayat yang ketika membacanya kita disunnahkan segera bersujud.
Adapun ayat-ayat Sajdah adalah sebagai berikut :
1.   Surat Al-A’raf (7) ayat 206;
2.   Surat Al-Ra’du (13) ayat 15;
3.   Surat Al-Nahl (16) ayat 50;
4.   Surat Al-Isra (17) ayat 109;
5.   Surat Maryam (19) ayat 58;
6.   Surat Al-Hajj (22) ayat 77;
7.   Surat Al-Hajj (22) ayat 18;
8.   Surat Al-Furqan (25) ayat 60;
9.   Surat Al-Naml (27) ayat 26;
10. Surat Al-Sajdah (32) ayat 15;
11. Surat Shad (38) ayat 24;
12. Surat Fushshilat (41) ayat 38;
13. Surat Al-Najm (53) ayat 62;
14. Surat Al-Insyiqaq (84) ayat 21;
15. Surat Al-‘Alaq (96) ayat 19.
Hadits-hadits dalam Sujud Tilawah
Amr bin Al-‘Ash berkata : “Sesungguhnya Rasulullah saw. Telah mengajar saya lima belas (ayat) Sajdah dalam Al-Qur’an, diantaranya tiga ayat surat yang pendek dan dua ayat dalam surat Al-Hajj.” (HR. Abu Dawud dan Ibnu Majah)
Umar berkata : “Hai manusia, kita tidak diperintah Sujud Tilawah. Barangsiapa sujud, ia akan mendapatkan pahala dan siapa yang tidak sujud, ia tidak berdosa.” (HR. Al-Bukhari)
Zaid bin Aslam berkata : “Sesungguhnya seorang anak muda membaca ayat sajdah. Ia menunggu Nabi saw. sujud, tetapi beliau tidak sujud. Maka ia bertanya : ‘Wahai Rasulullah, apakah pada ayat Sajdah ini tidak ada sujud?’ Beliau menjawab : ‘Ada, tetapi engkau menjadi imam kami dalam hal itu. Jika engkau sujud, pasti kami pun sujud’.” (HR. Ibnu Abi Syaibah)
Abu Rafi berkata : “Saya pernah shalat Isya dengan Abu Hurairah. Ia membaca surat Al-Insyiqaq. Dengan membaca surat itu, ia sujud. Maka saya bertanya, ‘apa ini?’ Ia menjawab : ‘Saya pernah sujud pada ayat itu di belakang Rasulullah saw. dan saya akan terus sujud padanya, sehingga saya bertemu dengan beliau’.” (HR. Al-Bukhari dan Muslim)
Ibnu Umar berkata : “Nabi saw. pernah membacakan Al-Qur’an kepada kami. Apabila sampai ayat Sajdah, beliau takbir dan sujud. Maka kami juga ikut sujud.” (HR. Abu Dawud)
Sesungguhnya Ibnu ‘Umar sujud tilawah tanpa berwudhu terlebih dahulu. (Al-Bukhari)
Aisyah berkata : “Nabi saw. mengucapkan : ‘Sajada wajhiya liladzi khalaqahu wa syaqqa sam’ahu wa basharahu bi haulihi wa quwwatihi’, pada waktu Sujud Tilawah pada malam hari.” (HR. Abu Dawud)
Ketarangan :
1.   Sujud Tilawah hukumnya sunnah dan hanya dilakukan dengan cara sujud satu kali;
2.   Dalam cara melakukan Sujud Tilawah, tidak perlu wudhu, bersih badan atau pakaian dari najis;
3.   Tidak disyariatkan menggunakan cara tahiyyat dan salam, tetapi ada takbir;
4.   Jika orang membaca ayat Sajdah sujud, maka orang yang mendengarkannya mengikuti cara orang tersebut untuk ikut bersujud.




Sumber : Habib Hassan bin Ahmad Al-Mahdaly (Radio Dakta : 107.0 FM)


0 komentar:

Posting Komentar

Situs ini menerapkan “Dofollow Site Comment System”
Beri komentar sebanyak-banyaknya yang tentunya akan membawa manfaat pula bagi perkembangan blog/situs Anda. Namun komentar Anda harus dengan syarat :

1. Tidak mengandung Spam, SARA, Pornografi;
2. Komentar harus ada kaitannya dengan materi yang dibahas
dalam posting;
3. Tidak berisi link aktif di dalam badan komentar.

Selamat berkomentar dan semoga bermanfaat bagi perkembangan blog/situs Anda.

Terima kasih.